INFO SMF|Smart Multi Finance|Makassar
Butuh Dana Dengan Hanya Menjaminkan BPKB Anda Uang Langsung Cair!!! Call : 085 399 064 915
Tampilkan postingan dengan label Puisi Mama. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi Mama. Tampilkan semua postingan

15/05/11

Puisi Untuk Bunda

Sembilan bulan lamanya
Rahim dalam berada
Janin muda perut bunda
Pengorbanan tiada sia
Akhirnya aku lahir lahir juga
Dunia baru berseru
Pada diriku
Waktu dulu
Pada pangkuanmu
Jasa sejagat
Bercucuran keringat
Masih tetap semangat
Seiring kasih hangat
Dalam dekapan hanyat
Bunda
Waktu terus berporos
Pada kenyatan dunia
Dari balik tubuh polos
Doa pada bunda
Ananda bahagia
Bunda
Lanjut usia
Tetap saja kau setia
Terkadang ananda lupa
Masih terus bunda berdoa
Ku harap tak durhaka
Celakalah ananda
Neraka akan menyapa
Bunda
Ananda yang hina
Berharap tetap berguna
Walau jua tak ada
Selalu berusaha
Semoga bunda bahagia
Dunia memang berbeda
Tak mesti bersama
Bunda tetap di jiwa
Raga ananda,
Tetap bunda
Bunda
Untaian bunga
Ukiran bianglala
Lautan samudera
Intan permata
Kecantikan dunia
Tidak seberapa
Bunda tetaplah bunda
Terkenang sepanjang masa
Tak pernah ada akhirnya
Bunda
Wanita terhebat
Wanita terdekat
Ku kenal kau
Lewat nada merdu
Ku ucap kata ibu
Kaulah pelitaku
Tak akan padam
Terkadang meredam
Tetap tak mendendam
Dari kedingingan malam
Ananda memberi salam
Salam dari gubuk terdalam
Demi kerinduan terpendam
Tentang Rindu

Jika bintang-bintang sudah tidak dapat lagi menemani,
biarlah ku nikmati kesunyian ini …..
Jika puisi indah sudah tak dapat lagi mewakili perasaan ini,
biarlah ku nikmati kehampaan ini …..

Mungkin air mata yang tulus
akan lebih bermakna daripada tawa penuh dusta …..
Semoga kerinduan ini kan segera berakhir,
Seiring ku dapatkan kerinduan baru yang lebih bermakna,
Dan dapat membuat ku bahagia …..
oleh: Dahyee Poetra
Biarlah MAMA

Biarlah pedih adalah makananku..
tapi jangan untukmu mama..
Biarlah sakit sebagai rasaku..
tapi jangan bagimu mama..
Biarlah kecewa mendatangi langkahku..
tapi jangan hidupmu mama..
Biarlah mama..
Biarlah saja.. Aku hanya ingin senyumanmu mama..
Aku hanya menuntut bahagiamu mama..
Karna kala kau tersenyum..
Aku merasa berbeda..
Ada deburan yang bergejolak.. “KEPUASAN”
Saat kau tertawa mama..
Hatiku bersenandung syukur..
Aku sedikit tertunduk mama..
Aku sedikit melemah..
Tapi.. biarlah mama..
Ini pengalaman jalan bagiku..
Ketika aku harus mulai memahami..
Antara waktu dan jarak..
Biarlah mama..
Akanku habiskan dulu pedihku..
untuk mulai menapaki..
Baitan senyumanmu lagi..
Biarlah mama..
Akanku telan dulu dukaku..
Untuk bangkit berjalan..
diantara kebahagiaanmu lagi..
Jadi biarlah mama..
Biarlah ku tebus rasa “berdosa” ku dulu..
(Puisi ini karya : Bonita R.A.M)
Bunda

Terima kasih
Sekian lama kau memeliharaku
Mengasihiku
Hingga mendidikku
Rengekanku kau terima dengan senyummu
Tangan halusmu senantiasa mengurusiku
Tanpa pamrih kau ajariku hidup
Hingga kau relakan hidupmu demi anakmu
Kau wanita terbaik bagiku
Yang terindah dalam hidupku
Yang selalu mengerti aku
Segalanya bagiku
Maafkan aku
Yang tak bisa memberimu sesuatu
Yang sering menyakitimu
Karena sunggu ku tak bermaksud itu
Karya : Rizki Rivaldi
Semanis Cinta Ayah & Ibu

Ya tuhan…
terimakadsih engkau telah emberikan ayah ibu untukku….
meskipun kadang mereka marah karena kenakalanku…..
meskipun kadang mereka arah karena aku mendekati larangannya….
tapi aku tetap bersyukur…
tanpa ibu aku tidak akan ada di dunia ini
tanpa ayah aku tidak akan bisa makan sehari-hari….
manisnya cinta mereka melebihi makanan yg manis….
hangatnya pelukan mereka melebihi hangatnya api unggun…
terimaksih tuhan….